weLcoMe to My bloggEr...^_^

Minggu, 19 Juni 2011

Sifat Unsur merupakan fungsi massa atom

DhyLa Phengen


Jumlah unsur yang telah ditemukan cukup banyak, sampai dengan saat ini telah dikenal 108 unsur. Tentu tidak mudah mempelajari sekian banyak unsur. Usaha untuk membuat daftar unsur dan menggolongkannya telah dilakukan. Hasil penggolongan dan daftar unsur tersebut dikenal dengan Tabel periodik. Perkembangan tabel periodik cukup lama dan banyak melibatkan para ahli kimia, dan saat ini kita sudah mendapatkan tabel periodik bentuk panjang.

Sifat Unsur merupakan fungsi massa atom

Pada tahun 1829, Johan W Dobereiner mengemukakan cara sederhana untuk mengelompokan unsur. Ia membuat kelompok unsur-unsur, yang memiliki sifat yang sama dan masing-masing kelompok terdiri dari tiga unsur, ternyata unsur kedua memiliki massa atom yang relatif sama dengan massa rata-rata dari unsur pertama dan ketiga. Model ini dikenal dengan istilah Triad Dobereiner, Perhatikan tabel 4.1. di bawah ini.
Tabel 4.1. Susunan 3 unsur yang memiliki sifat yang sama berdasar rata-rata massa atom pertama dan ketiga, sebagai penentu unsur kedua
tabel 4.1
Dari tabel tampak bahwa massa atom Br relatif mendekati harga rata-rata dari massa pertama dan ketiga.
Penyusunan unsur berdasarkan kenaikan massa atom dengan cara lain juga dilakukan oleh John Newland dan terkenal Hukum Oktaf. Newlands menyatakan jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya, maka sifat-sifat unsur akan kembali terulang secara berkala setelah 8 (delapan=oktaf) unsur.
Mendeleev dan Lothar Matheus yang bekerja secara terpisah mempersiapkan susunan berkala unsur. mereka sepakat untuk menyusun unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya.
Mendeleev memperhatikan kesamaan sifat-sifat kimia, sedangkan Lothar Matheus lebih fokus pada sifat-sifat fisikanya. Mendeleev berhasil menyusun tabel unsur dari kiri ke kanan berdasarkan kenaikan massa atomnya. Pada awalnya tersusun untuk 60 buah unsur dan berkembang, karena dalam table tersebut tersedia ruang-ruang kosong yang dapat dipergunakan untuk menemukan unsur ataupun meramalkan sifat-sifat unsur. Dalam perkembangan teori atom, tabel yang dibuat oleh Mendeleev menjadi kurang sesuai dan terdapat banyak kelemahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar